SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Cara Mengenali, Menghafal, dan Mengingat Suatu Tanaman
Nov 3rd, 2016 by RAHMATIKA NANDA PERTIWI

Nama : Rahmatika Nanda P.

NIM   : 16/398358/KT/08353

  1. Melihat langsung di lapangan, dengan cara ini kita melihat langsung beraneka ragam spesies tumbuhan yang ada sekaligus kita juga bisa mengidentifikasikan tumbuhan tersebut.
  2. Mencatat hasil identifikasi, hasil dari identifikasi sebelumnya dicatat dalam kertas yang berisi kolom-kolom identifikasi tumbuhan tersebut.
  3. Memfoto gambar, dengan mengambil foto tumbuhan tersebut, hal ini dapat lebih membantu kita dalam mengingat tanaman tersebut.
  4. Menghafal, dalam menghafal ciri-ciri tanaman yang sudah kita catat sebelumnya biasanya saya lakukan saat keadaan di sekitar tenang.
  5. Mengulang menghafal, setelah hafal, saya akan mengulasnya kembali supaya tidak lupa.
Kesan Mengenai Kuliah Umum dengan Dosen Tamu
Nov 3rd, 2016 by RAHMATIKA NANDA PERTIWI

Nama : Rahmatika Nanda P.

NIM   : 16/398358/KT/08353

Tanggal 28 Oktober 2016, diadakan kuliah umum Fitogeografi yang dibimbing oleh Bapak Atus Syahbudin di ruang multimedia Fakultas Kehutanan UGM. Pada kesempatan ini, Bapak Atus mendatangkan dosen tamu dari negara Filipina yang berasal dari University of Bohol yaitu Mr. Tomas D. Reyes, Jr., Ph. D. serta seorang mahasiswa asal Amerika yaitu James.

Pembelajaran dengan dosen tamu menurut saya merupakan metode yang berbeda dari metode kuliah pada umumnya. Terlebih lagi jika dosen tamu tersebut didatangkan langsung dari luar negeri, selain kita belajar tentang mata kuliah yang kita pelajari, kita juga bisa belajar bahasa Inggris.

Mr. Tomas menjelaskan tentang Plant Diversity di Filipina, mulai dari keadaan geografis Filipina, cara mahasiswa Filipina dalam mengenal jenis pohon, sampai jenis pohon mangrove. Mahasiswa kehutanan di Filipina diharuskan untuk menghafal 400 jenis pohon lengkap dengan jenis, spesies, dan familinya termasuk ciri-cirinya. Sedangkan mahasiswa Kehutanan UGM diharuskan menghafal 70 pohon saja. Indonesia mempunyai kawasan hutan yang sangat luas dengan beraneka ragam jenis flora maupun faunanya. Hal tersebut dapat kita jadikan motivasi untuk lebih mengenali jenis flora yang ada di Indonesia.

REVIEW SEMINAR UGM EXPO 2016 “MAHASISWA BUKAN RATA-RATA
Sep 30th, 2016 by RAHMATIKA NANDA PERTIWI

Nama : Rahmatika Nanda Pertiwi

NIM   : 16/398358/KT/08353

Acara seminar UGM Expo 2016 yang berjudul “Mahasiswa Bukan Rata-Rata” ini dilaksanakan pada Jum’at, 23 September 2016 bertempat di Grha Sabda Pramana UGM. Acara ini mendatangkan 5 pembicara yang sangat inspiratif, yaitu Bapak Wikan Sakaripto, Ph.D sebagai wakil dekan SV UGM yang akan segera dilantik sebagai dekan baru SV UGM, Mas Reyhan Abdussalam sebagai owner/pendiri dari Chockles (es cokelat), Bapak Atus Syahbudin, Ph.D sebagai reviewer dari beasiswa LPDP, Mas Moh Ali Zainal Abidin sebagai Ketua BEM KM UGM, dan Mas Yusuf Fajar Pratama mahasiswa FKT 2012 sekaligus atlet pencak silat berprestasi. Berikut ini adalah review materi dari masing-masing pembicara:

  1. Pak Wikan
    • Sekarang telah masuk abad ke-21 dan pada abad ini seorang mahasiswa harus mempunyai suatu keahlian khusus untuk bisa bersaing dengan negara lain. Zaman sekarang tidak hanya mementingkan IPK saja, tetapi harus mempunyai softskill. Lima poin kompetensi abad ke-21 yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa, yaitu:
      • Critical Thinking, berpikir kritis sifatnya lebih mendorong seorang mahasiswa untuk berpikir lebih bijak. Kita harus memiliki banyak pengetahuan agar dapat berpikir kritis. Cara yang tepat adalah dengan memperbanyak membaca.
      • Komunikasi, kita harus bisa memperbanyak jaringan seluas-luasnya. Semakin banyak jaringan yang kita bangun, akan semakin mudah kita dalam menghadapi suatu persoalan.
      • Inovasi dan Kreativitas, dalam menghadapi perkembangan zaman tentunya kita butuh suatu inovasi.
      • Teamwork, kita tidak bisa menghadapi suatu perkembangan zaman ini secara sendirian. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai apa tujuan kita.
      •  IT Literacy/ tidak gaptek, apabila kita tidak bisa menerima/tertinggal kemajuan teknologi, maka kita akan “terlindas” oleh kemajuan zaman yang berubah begitu cepat. Oleh karena itu, dalam kaitannya dengan inovasi, kita harus bisa memanfaatkan teknologi menjadi hal yang berguna untuk diri sendiri maupun orang lain.
  2. Mas Reyhan
    • INNOVATION OR DIE. Maksudnya, kita dituntut untuk terus berinovasi seiring dengan perkembangan zaman. Jika tidak, kita akan “mati” karena tidak bisa adaptasi dengan perkembangan zaman tersebut.
    • Dalam merintis usahanya, Mas Reyhan tidak langsung sukses seperti sekarang. Ia mengalami banyak kegagalan. Namun, ia tidak putus asa dan menyerah begitu saja.
    • Mimpi itu penting dan mimpi tidak perlu yang terlalu tinggi. Kita harus membuat subjek mimpi.
    • “Malu jadi benalu, malu minta melulu”
  3. Pak Atus
    • Kita sebagai mahasiswa bisa mendapat uang berkat dari beasiswa. Salah satu contoh lembaga penyedia beasiswa yaitu LPDP. Syarat untuk mendaftar beasiswa yaitu harus mempunyai IPK bagus dan tentunya kemampuan bahasa inggris yang bagus. Selain itu, yang paling penting adalah REKAM JEJAK dari berbagai pengalaman organisasi maupun di luar organisasi.
    • Dari beasiswa kita mendapat ilmu dan uang. Kita akan menjadi lebih kaya, terlebih lagi jika beasiswa itu adalah beasiswa luar negeri. Selain mendapat ilmu serta uang yang jumlahnya cukup banyak bagi mahasiswa, kita juga bisa kaya akan bahasa asing, budaya, networking serta jejaring sosial.
    • Penuhi syarat beasiswa dengan rekam jejak!
  4. Mas Ali
    • Kita harus mempunyai motivasi agar kita bisa membagi waktu untuk kuliah, berorganisasi, serta kegiatan-kegiatan lainnya. Motivasi bisa didapat kalu kita mempunyai sebuah mimpi.
    • Mimpi bukanlah yang kita lihat dalam tidur, tetapi mimpi adalah sesuatu yang membuat kita tidak bisa tidur” – Mahatma Gandhi.
    • Berorganisasi mengajarkan kita belajar tentang bagaimana hidup dimana kita bertemu dengan banyak orang dengan berbagai macam jalan pikiran.
    • Dalam analogi huruf T, sesuatu yang harus dipelajari seperti belajar organisasi merupakan sisi yang horizontal, sedangkan sisi yang vertikal berupa sisi keilmuan yang spesifik.
  5. Mas Yusuf
    • Bakat merupakan kemampuan bawaan sejak lahir yang dimiliki oleh masing-masing orang.
    • Bakat tidak akan terbentuk kalau tidak disertai minat.
    • Cara untuk mengembangkan minat dan bakat yaitu selami diri sendiri dan cari tahu apa kelebihan yang kita miliki.
    • Jangan pernah lelah untuk berlatih. Suatu prestasi dapat tercapai apabila kita berlatih terus-menerus serta didasari niat dan motivasi yang tinggi.
Auto Draft
Sep 23rd, 2016 by RAHMATIKA NANDA PERTIWI

A.   PERBEDAAN DAUN BERGERIGI DAN BERGIGI

Daun memiliki beberapa sifat yang harus diperhatikan sifat-sifat tersebut yaitu bentuk daun, ujung daun, pangkal daun, tepi helaian daun, pertulangan daun, ketebalan daun, serta permukaan helaian daun. Tepi daun itu sendiri dibagi menjadi dua macam, yaitu rata (integer) dan bertoreh (divisus). Tepi daun bertoreh juga dibagi dalam dua macam, yaitu toreh merdeka/toreh yang tidak mempengaruhi bentuk dan toreh yang merdeka adalah toreh pada tepi daun yang tidak mempengaruhi bentuk daun. Macam-macam toreh merdeka yaitu:

  1. Bergerigi
  2. Bergerigi ganda
  3. Bergigi
  4. Beringgit
  5. Berombak

Pada materi kali ini, akan dibahas mengenai perbedaan toreh bergigi dan toreh bergigi.

  • Bergerigi (serratus), yaitu daun yang sinus dan angulusnya mempunyai sudut keruncingan yang sama. Sinus merupakan lekukan yang ada pada pinggir daun, sedangkan anulus merupakan tonjolannya. Daun bergerigi terdapat pada Lantana camara.                                                                                                                                                                                                                                                                 bergerigi lantana-camara-l
  • Bergigi (dentatus), yaitu daun yang mempunyai sinus tumpul sedang angulusnya lancip. Contohnya yaitu daun Pluchea indica.                                                                                                                                                                bergigi puchea

B.   PERBEDAAN DAUN TUNGGAL BERKARANG DAN DAUN MAJEMUK

  • Daun dapat dikatakan berkarang apabila tata letak daun pada tiap bulu-buku batang terdapat lebih dari dua daun. Dapat ditemukan pada tanaman Alstonia scholaris. (Sudarsono, 2005: 66).                         alstonia-berkarang
  • Sedangkan daun majemuk adalah daun yang memiliki helaian daun lebih dari satu, helaian-helaian daun ini duduk pada cabang-cabang tangkai daun. Contoh daun majemuk yaitu daun pada tanaman Ceiba pentandra.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     ceiba-pentandra-leaf-majemuk

Referensi

Andriyanti, D. T. dan Wiyono. 2011. Buku Ajar Fitogeografi Pohon. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

https://id.wikipedia.org/wiki/Morfologi_daun

http://adew-biology.blogspot.co.id/

Hello world!
Sep 1st, 2016 by RAHMATIKA NANDA PERTIWI

Welcome to Wadah Aspirasi, Kreasi dan Catatan Harian Aktivitas Mahasiswa UGM. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa